Ace pun awalnya memandang Valeria sebagai kambing hitam sempurna untuk membalas dendam atas hilangnya calon pengantin sebenarnya. Namun perlahan, ia mulai melihat bahwa Valeria tak bersalah, bahwa obsesi keluarganya untuk menghancurkan keluarga Moore telah membutakannya. Hingga tanpa sadar muncul rasa cinta di tengah luka dan rahasia keluarga. Bisakah cinta lahir dari permusuhan? Atau justru salah satu dari mereka akan tenggelam dalam penderitaan yang tak berujung?.
Apakah rumah tangga Acha dan Jerriel akan berakhir bahagia di tengah banyaknya masalah yang datang? Atau justru berakhir dengan luka yang akan menjadi trauma mendalam?.
Lantas, Aruna berupaya mencari jawabannya sendiri, mengira bahwa perubahan sikap suaminya karena kehadiran orang ketiga. Hingga satu per satu kebenaran terkuak. Fakta yang menyeret masa lalunya, juga orang-orang yang ia kenali: Vivian, Shaka, dan Jessie. Dan di titik itulah, Aruna harus memilih: bertahan dengan luka, atau melepaskan cinta yang justru perlahan membunuhnya.
Namun, Nayesha tak pernah berhenti berusaha dan tak tenggelam dalam keterpurukan. Melalui mimpinya menjadi penyanyi, Nayesha ingin membuktikan bahwa ia layak dicintai dan dianggap oleh keluarga. Namun, akankah ia berhasil meraih keinginan terbesarnya itu? Mampukah ia bertahan di tengah rasa sakit yang terus mencekiknya?.
Lantas, mampukah Launa merebut kembali tempatnya sebagai ibu? Dan, mampukah kelarga kecil itu bahagia atas semua cobaan yang menghampiri tanpa henti?.
Akankah ada matahari cerah bersinar untuk Nala? Bukan lagi langit mendung yang terus membuatnya murung, bahkan nyaris gila.
Lantas, akankah Karang berhasil kembali untuk menyelamatkan cinta, keluarga, dan orang-orang terdekathya setelah kemunculan Arutala banyak merusak rencana masa depan yang sudah ia susun?.
Di SMA Elang, Sadawira bertemu kembali dengan Laksmana, sahabat sejak masa kecilnya. Tigu berharap dengan kepindahan Sadawira di SMA Elang bisa membuat karakter putranya semakin baik, tetapi Sadawira justru berurusan dengan banyak masalah hingga nyaris menjadi tersangka pembunuhan.
"Ma… Lihat Karang sekali saja. Karang ada di sini. Karang juga ingin dipeluk Mama. Karang juga anak Mama, kan? Karang juga lahir dari rahim Mama, kan? Apa bedanya Karang dengan Biru? Kenapa kasih sayang Mama harus terbelah seperti ini?" Lantas, setelah semua rasa sakit yang Karang alami, akankah Andira membuka hati untuk menerima Karang atau selamanya akan tetap jadi pembenci?